Azwar

Berbagi cerita dan informasi

Batu akik sudah sampai

Alhamdulillah setelah menunggu penguh dengan harap akhirnya pesanan yang saya beli secara online datang juga.

Kamis sore, petugas paket mengetok pintu gerbang, dan berteriak paket-paket… Saya langsung lari mendatangi petugas paket tersebut.. hehe.

Dan, akhirnya saya menerima paket batu akik tersebut, setelah saya tanda tangan dokumen paket sebagai bukti bahwa paket telah diterima, akhirnya saya buka paketnya segera.

 

kemasan paketnya kok bentuknya amplop ya

kemasan paketnya kok bentuknya amplop ya

ini kemasan bagian dalam, setelah dibuka amplopnya.. payah ga pake kotak, nanti kalau pecah batunya gimana

ini kemasan bagian dalam, setelah dibuka amplopnya.. payah ga pake kotak, nanti kalau pecah batunya gimana

ini dia wujudnya setelah dikeluarkan dari dalam kemasan dalam

ini dia wujudnya setelah dikeluarkan dari dalam kemasan dalam

diletakkan di meja, terlihat warna agak kebiru-biruan bersinar

diletakkan di meja, terlihat warna agak kebiru-biruan bersinar

Pakai batu akik itu syirik tidak sih?
Jawabannya, pertama pada tujuannya. Jika tujuannya adalah menjadikan batu tersebut sebagai jimat, maka tidak boleh, apalagi meyakini bahwa yang mendatangkan keberuntungan itu adalah jimat tersebut, bukan Allah, maka menyebabkan syirik.

Kalau batu yang saya beli ini adalah batu perhiasan, bukan batu jimat. Bisa dilihat, bentuknya indah sekali kan, memancarkan cahaya. Hehehe…

Berhati-hati dalam mencari rizki

Setiap yang kita makan dan kita gunakan akan terserap oleh tubuh kita. Terutama makanan.

Makanan dipengaruhi oleh cara kita mendapatkannya. Cara mendapatkan makanan dipengaruhi oleh: alat yg digunakan, pakaian yg dikenakan, sikap atau perbuatan pada saat mendapatkan makanan itu, ilmu yg digunakan dan sebagainya.

Kita coba bahas beberapa poin di atas.
1) Alat yg digunakan
Mencari rizki atau mencari makan/uang pasti menggunakan alat. Pak tani menggunakan cangkul, pembecak menggunakan becak, penjual nasi/makanan menggunakan panci/wajan/kompor dll, tukang ojek menggunakan motor, ahli komputer (programmer/desainer/ilustrator dll) menggunakan komputer (computer = hardware + software), pa guru (pengajar) menggunakan buku/bolpen/spidol dll, nelayan menggunakan perahu… dan sebagainya.
Bersihnya rizki ikut ditentukan oleh alat yg digunakan untuk mencari rizki seperti yg saya contohkan di atas. Jika pak tani menggunakan cangkul hasil curian, maka bagaimana hasil rizkinya? Jika guru/pengajar menggunakan alat ajar/alat tulis dari hasil perbuatan haram, bagaimana hasil rizkinya? Apalagi jika cara menjadi gurunya tersebut dilakukan dengan sogokan? Bagaimana hasil rizkinya? Jika seorang prorammer menggunakan komputer hasil curian, bagaimana hasil rizkinya? Jika ahli komputer menggunakan software hasil curian (illegal) bagaimana hasil rizkinya?
Tentunya, jawabannya adalah, rizkinya terkontaminasi oleh barang haram yg digunakan pada saat mencari rizki.

2) Pakaian yg dikenakan
Bagaimana jika seseorang bekerja menggunakan pakaian yg dibeli dari uang haram? Bagaimana hasil rizkinya? Pakaian yg digunakan itu ikut terlibat dalam kegiatan bekerja. Maka pakaian yg didapat dari cara haram tersebut juga mempengaruhi kotor/bersih nya rizki yang didapatkan.

3) Perbuatan pada saat melakukan pekerjaan
Yang dimaksudkan disini adalah sikapnya ketika melakukan pekerjaan tersebut. Misalnya ketika dalam bekerja menggunakan taktik-taktik yang bersifat menipu, membodohi, mengelabui, mencelakakan dan sebagainya. Tipuan itu kadang samar, kadang jelas. Tipuan yang samar ini bisa bersifat diplomatis atau taktik, yang pada dasarnya sebenarnya dimaksudkan untuk membuat orang lain setuju dengan transaksinya, sehingga transaksi berhasil dilakukan namun sebenarnya mitra usaha dikelabuhi secara halus. Sehingga pelanggan atau pembeli meng-iya-kan apa yang dikatakan pedagang dan akhirnya pembeli tersebut membeli apa yg dijual oleh pedagang tersebut.
Bagaimana nilai kebersihan rizki jika dilakukan dengan cara-cara seperti ini?

4) Ilmu yang digunakan
Ilmu yang didapatkan secara kotor akan menghasilkan buah yang kotor. Katakanlah seseorang bekerja di perusahaan A, seseorang tersebut bekerja diniatkan hanya untuk mendapatkan ilmu pada perusahaan tersebut. Ketika seseorng tersebut habis masa trainingnya, kemudian seseorang tersebut kabur dan memilih bekerja di tempat lain. Ilmu yang digunakan adalah ilmu yang haram, jika memang sesorang tersebut secara sengaja niat mencuri ilmu yang ditrainingkan tersebut. Lalu bagaimana hasil uang yang didapatkan dari pekerjaan yg dilakukan menggunakan ilmu haram tersebut? Bersihkah, kotorkah?

Sesuatu yang kita makan akan masuk ke dalam tubuh, kemudian terserap ke dalam daging kemudian masuk ke aliran darah. DAN setiap aliran darah (bercampur dg oksigen) pusatnya menuju jantung!!! Maka jantung tersebut menerima tiap makanan yang kita makan. Kemudian jantung itu memompakan darah menuju ke seluruh tubuh kita. Semua anggota tubuh mendapatkan pasokan dari jantung: kaki, tangan, kepala, badan bahkan panca indera kita (mata, telinga, mulut, hidung, tangan/jari). Bayangkan jika semua itu dialiri oleh aliran darah yang berasal dari rizki yang kotor. Bagaimana hasilnya? Belum lagi ketika makanan tersebut lama bersemayam dalam tubuh kita, terserap menjadi sel-sel tubuh, terserap menjadi hormon. Terserap menjadi sel sperma (bagi laki-laki) dan terserap bagi sel ovum (bagi perempuan), yang mana sel sperma atau ovum tersebut berpadu pada saat reproduksi, bagaimana anak nanti? Naudzubillah, astaghfirullah. Maukan kita memiliki anak yang dibentuk dari rizki yang haram?

Suatu hal yang haram, jika dikonsumsi akan mempengaruhi yg mengkonsumsinya. Jika seseorang memakan sesuatu yang kotor atau haram, dampaknya adalah sikap dan sifat yang dilakukan. Seseorang yang memakan barang haram, akan cenderung melakukan maksiat. Baik itu maksiat secara dhohir maupun secara batin. Baik itu maksiat secara terang-terangan ataupun maksiat secara hati (bil qolbi). Maksiat secara hati contohny adalah mudah merasa iri, mudah mendendam dan sebagainya.
Seseorang yang memakan sesuatu yang haram, ketika dia berbuat maksiat dan kemudian taubat, biasanya taubatnya tidak bertahan lama. Perasaanya condong untuk melakukannya kembali. Mungkin hanya beberapa hari sudah kembali mengulanginya, tidak sampai lama.
Maukah kita memupuk diri kita, memberi makan badan kita dengan rizki yang kotor, yang tidak haram. Maukah kita menggunakan alat-alat yang haram dalam pekerjaan kita, sehingga rizki kita juga menjadi haram? Maukan kita menggunakan cangkul yang haram? Motor yang haram? alat masak yang haram? Komputer yang haram? Hardware yang haram? Software yang haram? Baju yang haram? Ilmu yang haram? Cara yang haram?

Mengendalikan diri saja sudah sangat susah di jaman-jaman akhir seperti ini, jaman antah-brantah, jaman rumit, jaman yang fitnah dan kemaksiatkan ada dimana-mana. Jaman yang baik dibilang buruk, yang buruk dibilang baik. Jaman dimana kemaksiatan jadi tontonan. Jaman dimana para ulama dicaci oleh para pemuda, dan pemuda-pemuda yang tidak berilmu dengan baik secara serampangan memberikan ceramah.
Kita tahu keadaan saat ini begitu sulit dan banyak godaan. Lalu masih maukan kita untuk mengotori badan kita dengan rizki yang tidak halal?

Kasihan badan kita. Kasihan hati kita. Kasihan jantung kita. Kasihan indera kita, jika badan kita diberi barang yang haram maka indera kita akan selalu cenderung kepada kemaksiatan. Kasihan anak kita nanti, karena anak kita diproses secara biologis dari sperma (bagi laki2)/ovum (bagi perempuan) yang mana sel tersebut berasal dari diri kita, yang nantinya akan dibuahi.

Ruh yang ada pada diri kita berkata: “wahai badan, berhentilah, berhentilah, tolong berhentilah memakan yang haram, berhentilah menggunakan sesuatu yang haram, jagalah badanmu agar ringan dalam beribadah, agar mudah meninggalkan maksiat”

Wa minAllahi taufiq.

Beli batu akik kaya Aki-aki haha

Minggu sore kemarin saya beli batu akik secara onlen. Mau beli secara offline susah, susah liat-liat bentuknya, belum tentu nemu yg pas. Klo ga nemu yg pas, malah dapat capek aja.. haha..

Saya order batu Moonstone biru, atau biduri bulan. Agak unik bentuknya, jika terkena pantulan cahaya warnanya menjadi biru violet mengkilap.

Batu Biduri Bulan apakah sama dg Watu Lintang (bhs Jawa)? Saya tidak tahu apakah batu tsb adalah Watu Lintang. Tapi saya lihat mirip. Waktu kecil saya sering mencari dan mengoleksi Watu Lintang (klo dibahasa Indinesia kn jd Batu Bintang). Loh kok yg satu nyebut batu bulan, yg satu batu bintang. Tau deh.. hahaha

Nanti insyaAllah klo pulkam saya mau cari Watu Lintang. Penasaran, pengin mbedain perbedaanya dg batu Moonsyone alias Biduri Bulan.

Setelah pesanan datang, nanti saya foto, saya upload. Mari menunggu, hehehe..

Mulut manuk, mikat burung.

Sabtu ini saya memilih untuk berkunjung ke rumah penjual nasi goreng yg berasal dari daerah saya. Kami tidak sengaja kenal. Tujuan saya berkunnung adalah untuk menanyakan rumah yang akan dikontrakkan.

Akhirnya saya ketemu dg penjual nasi goreng tersebut. Setelah muter-muter liat rumah yg  dikontrakkan akhirnya kami istirahat. Saya bertanya, ada acara apa siang nanti, dijawabnya mau pergi nyari burung dg cara mulut. Wow saya penasaran dg proses mulut tersebut. Akhirnya saya diajak.

Ternyata begini cara mulut burung. Pertama siapkan kayu kecil atau bambu yang sudah diolesi getah nangka atau pulut. Kemudian siapkan hp dg file mp3 suara burung. Caranya, taruh kayu / bambu yg diolesi pulut tadi di atas pohon, letakkan secara melintang. Setelah itu mainkan file mp3 suara burung pada hp anda. Dan letakkan hp anda di pohon, hati-hati ya jgn sampe hp nya jatuh. Setelah itu anda tinggalkan dan awasi dari jarak agak jauh.

Perlahan-lahan, banyak burung yg mulai berdatangan. Anda perhatikan dari jauh, apakah burung tersebut hinggap di batang kayu yg sudah diberi pulut itu. Jika burungnya hinggap di batang pulut tersebut biasanya burungnya tidak bisa terbang karena lengket. Dalam keadaan terpulut seperti itu biasanya burung tsb akan tergelantung ke bawah. Jika anda melihatnya, segera ambil burung tsb dan bersihkan pulut dari kakinya.

Demikian cara memulut yang saya dapatkan. Hanya itu yg bisa saya share, berhubung saya hanya pengalaman sekali dan itu pun cuma melihat. Hehehe…

Ini dia burung yg berhasil ditangkap oleh teman saya penjual nasi goreng tersebut.

image

Bulan Puasa 2013

Halo teman-teman semua.

Sepertinya besok adalah awal bulan puasa. Kita tunggu saja keputusan hasil musyawarah yang diselenggarakan oleh pemerintah dan dilaksanakan oleh para ulama.

Mohon maaf apabila ada salah-salah kata atau salah-salah tulisan. Semoga kita bisa menjalani bulan puasa ini dengan penuh keihlasan, dan mendapatkan ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta’la.

Maka dengan ini saya ucapkan :

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.