Azwar

Berbagi cerita dan informasi

Category Archives: Opini

Jangan menularkan prinsip negatif

Sering kali kita bertemu dengan rekanan bisnis atau juga atasan dengan masing-masing karakternya. Ada yg keep cool jaga jarak, tidak terlalu dekat dari sisi personal. Hanya dekat dari sisi bisnis saja. Ada juga yg dekat baik secara personal maupun bisnis.

Dekat scara personal itu ada plus ada minusnya, baik bagi kita maupun mereka. Negatifnya, masalah timbul ketika rekan tersebut atau bahkan kita sendiri menularkan pronsip-prinsip negatif dalam berbisnis. Misalkan, “kalau bisnis itu jangan pake hati, gausah memandang teman atau bukan”. Hal tersebut bagi saya adalah negatif, karena menghilangkan norma. Pada dasarnya bisnis pun punya aturan dan norma. Apakah anda mau memiliki uang banyak tapi semua orang membenci kita?

Dunia hanyalah fatamorgana, boleh kita hidup mewah, harus tetap menjunjung norma. Kalau kita saling menghormati, harga menghargai, pastilah khidupan ini indah. Dan anda pun akan menemukan orang-orang berkarakter positif seperti itu.

Iklan

Belajar dari Kupu-kupu : Sabar dan Komitmen

kupu-kupu

kupu-kupu (Photo credit: Wikipedia)

Setiap kali kita lihat kupu warna-warni yang terbang di dekat bunga atau tanaman pasti kita melihatnya dengan begitu indah. Kupu-kupu memang diciptakan dengan keindahannya. Meskipun ada kupu yang hanya memiliki sedikit corak warna, namun kupu tersebut tetap cantik, kepakan sayapnya pun sudah sangat indah untuk dilihat. Namun dibalik keindahannya tersebut ada suatu hal yang harus kita pelajari dibaliknya, yang bisa kita jadikan pelajaran bagi hidup.

Kupu-kupu sangat, sangat, sangat bersabar sekali dalam menjalani tahapan hidupnya. Mulai dia semenjak masih berupa ulat hingga menjadi kupu-kupu. Kupu begitu sabar, selama menjadi kepompong dia rela tidak melakukan apa-apa, tidak meronta-ronta untuk keluar dari cangkang kepompong. Kupu-kupu paham betul bahwa fase tersebut adalah fase yang akan membawa dirinya menuju hidup yang dipenuhi dengan keindahan. Dia paham betul dengan bersabar dan bersemedi seperti itu dia akan menjadi mahluk yang sukses. Betul sekali, kupu-kupu yang menjalani tahap hidup dengan benar akan mendapati dirinya sebagai kupu yang cantik dan normal.

Seorang ahli melakukan percobaan pada kupu, dia mencoba membantu calon kupu keluar dari kepompong, dalam hal ini berarti calon kupu tidak keluar dari kepompong pada waktunya. Ternyata, hasilnya, kupu tersebut tidak bisa terbang dengan baik, dan memiliki postur tubuh yang tidak lazim, serta tidak seindah kupu lainnya.

Saya berusha mencontoh sifat sabar ini dalam tahapan kehidupan saya. Tak apa-apa lah saya tidak mendpatkan penghasilan untuk sementara waktu, saya bersabar untuk sesuatu yang besar nantinya, kesabaran ini adalah salah satu bentuk ihtiar, ihtiar untuk tetap menahan diri dari godaan yang membuat saya tidak fokus.

Selain sabar dan fokus. Kupu juga memberikan contoh tentang komitmen. Betapa komitmennya dia menjalani hidupnya sebagai kepompong. Padahal siap yang tidak betah dengan diam saja seperti itu, tidak pergi mencari makan dan minum, tidak bisa menghinggapo bunga yang indah. Namun sang kupu sadar, semua ada masanya, dan karena dia sadar dia tetap komitmen dengan jalan hidup yang dilakoninya. Komitmen menahan diri menikmati sesuatu yang singkat demi mendapatkan keindahan jangka panjang. Komitmen untuk tidak terbang dan kabur dari cangkang kepompong. Serta komitmen untuk menjalani tugasnya dengan ‘bersemedi’.

Sorang bercerita pada saya bahwa dia lebih suka bekerja langsung ketimbang masuk mendaftarkan kuliah, padahal orang tuanya menyuruhnya untuk berkuliah dan mampu. Menurutnya, kuliah hanya menghabiskan biaya (memang betul). Sedangkan dengan bekerja langsung, dia bisa membantu orang tuanya. Masaku akal. Namun saya bercerita pada dia bahwa, dia memang bisa mendapatkan uang pada saat itu, namun jumlahnya sedikit. Dengan berkuliah, bersabar menahan diri untuk tidak mendapatkan uang terlebih dahulu, dia bisa memperoleh penghasilan yang jauh lebih baik. Katakanlah ketika dia tidak berkuliah dia hanya bekerja sebagai buruh pabrik, dengan berkuliah, dia bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dengan penghasilan yg lebih baik pula. Sabar menjalani proses, itu intinya. Cerita ini hanyalah contoh sederhana, pusatkan perhatian kita pada penerapan sabar dan komitmen pada cerita ini.

Jika tidak sabar, kita akan susah berkomitmen, jika tidak komitmen kita akan susah untuk fokus

Azwar Akbar  Р2012

Sekian dulu tulisan dari saya, semoga saya bisa mencontoh sifat baik yg ada pada kupu-kupu. Semoga berguna bagi pembaca sekalian.

Sikap Ignorance, bumerang bagi kita

Terkadang kita punya janji terhadap orang lain atau ada kesepakatan dalam hal sosial, persahabatan, bisnis atau yang lain. Semakin kita banyak bergaul semakin sering pula kita berhubungan dengan orang lain.

Bagi seorang yang menapaki jalur bisnis, memiliki kenalan yang banyak bisa dibilang sesuatu yang wajar dan malah sering kali diharuskan. Dan hal tersebut memungkinkan kita untuk menjalin kerjasama dengan banyak orang. Namun ternyata, kerjasama dengan banyak orang dengan ikatan bisnis tanpa langkah yang matang bisa mengakibatkan kita keteteran. Pasti.

Bayangkan saja, ketika kita memiliki janji dengna 30 orang relasi bisnis kita misalnya, bagaimana cara mengaturnya? Mengatur waktu saja tidak cukup, karena bukan hanya janji pertemuan dan jandi deadline yang harus dijadwalkan. Lebih dari sekedar janji ketemu dan jandi deadline, adalah komunikasi. Ya, 30 orang tersebut akan selalu ingin berkomunikasi karena mereka punya kepentingan, dan ingin memantau kepentingannya tersebut. Masalahnya, mengatur komunikasi secara intens dengan 30 orang sekaligus dengan jarak yang jauh, karakter yg berbeda dan (mungkin) jenis bisnis yang berbeda bisa menjadi sangant sulit dilakukan. Tentu berbeda dengan cerita seorang bos yang punya asisten dan bisa mengatur semuanya itu entah dari segi jadwal, komunikasi, atau manajemen lainnya.

Namnun sayangya, terkadang orang kurang menyadari bahaya dari mengikat terlalu banyak orang. Memberikan janji (kepentingan) kepada banyak orang tentu akan membuat kita terus dihubungi oleh orang tsb. Kebanyakan orang akan bersikap ignorance, ketika apa yang dijanjikannya tsb belum dilaksanakan, belum selesai, belum tahu hasilnya,dan belum-belum yg lain. Misalkan kita mengikat janji dengan seseorang dalam hal bisnis pengadaan kaos seragam. Ketika kita ditanya apakah kaosnya sudah jadi atau belum, kemudian ketia menghindar dari pertanyaan tsb atau mematikan hp, tidak membalas sms, maka itu adalah sikap ignorance. Cenderung menghindar dan tidak mau mengakui kelalaiannya, yang dilakukan baik sengaja maupun tidak.

Saya kaget ketika mendengar ada seseorang yang ditagih janji oleh rekannya, namun orang tersebut tak kunjung muncul dan tak memberi kabar, kemudian rekannya tersebut membawa barang berharga di rumahnya untuk disita sementara.

Sikap ignorance tak selamanya harus diartikan negatif, terkadang kuta harus memahami kenapa dia bersikap ignorance. Diantaranya bisa disebabkan karena:

  • Pernah merasa tersinggung dalam perbincangan kecil ataupun candaan
  • Merasa terpojokkan pada suatu keadaan
  • Merasa terancam
  • Merasa bersalah karena belum menyelesaikan kewajibannya
  • dll

Pada dasarnya setiap dari kita boleh bersikap ignorance selama itu dalam konteks yang baik dan selama tidak berlebihan. Karena jika berlebihan akan menjadi boomerang bagi kita, dan juga menjadi bencana bagi orang lain.

Profesionalisme seorang Author

Membuat website berbasis konten seperti website berita adalah hal yang gampang-gampang susah. Gampang karena selain kita bisa mencari sumber langsung ke lapanga, kita juga bisa mendapatkan sumber yang melimpah di Internet. Seperti meliput berita tentang versi baru web browser Mozilla Firefox, kita bisa langsung mengunjungi website resi Firefox, karena firefox sendiri pun membuat website tersebut untuk dijadikan konsumsi publik.

Menulis sebuah konten bisa menjadi hal yang mudah jika ceritanya seperti di atas, kita tinggal membaca referensi website Mozilla (sebagai contoh). Tidak boleh copy paste tentunya, kita bisa mengolah dengan gaya bahasa kita sendiri. Bila perlu kita juga harus menyampaikan “berdasarkan website resmi Mozilla.. bla bla bla”. Tapi bagaimana jika hal yang mudah ini tidak ‘disyukuri’ oleh seorang author?

Suatu ketika saya membentuk team untuk membuat website berbasis konten dengan tema, berita seputar IT. Masing-masing anggota memiliki tugasnya sendiri-sendiri. Namun selain tugas spesifik bagi tiap anggota, ada juga tugas bersama, yaitu membuat konten website itu sendiri. Setiap anggota wajib menyumbangkan tulisan untuk website tsb, karena kita belum punya author.

Singkat cerita, tibalah saatnya untuk mengumpulkan sumbangan tulisan, dan tiba juga waktu untuk mereview tulisan. Apa yang saya temukan ternyata sangat mencengankan. Tatanan kalimat sama sekali tidak bisa dipahami. Bukan hanya kalimatnya rancu, tapi inti kalimat in tak ada arahnya. Saya bingung, sekaligus sedih, karena saya tahu persis bahwa ada di anggota ini yang menggunakan Google Translate dalam menulis artikel tsb, murni copy paste dari Google Translate. Dengan ini, saya berkesimpulan, sepertinya mengolah tulisan dari referensi yang sudah ada pun masih menjadi sesuatu yang sulit, apakah memang sulit ataukah memang orangnya yg tidak bisa. Well, saya tidak tahu.

Kesalahan besar terhadap studi kasus di atas:

  1. Meng-copy tanpa menuliskan sumbernya adalah kesalahan besar.
  2. Melakukan translate dengan mesin (Google Translate) juga sebuah kesalahan besar dan tidak profesional.

Kesimpulannya, melakukan copy-paste Google Translate adalah suatu ketidak profesionalan seorang author. Dan dengan melakukan copy-paste Google Translate berarti telah membuat minimal dua dosa/kesalahan besar. Yaitu: copy-paste dan translate palsu (translate dg mesin).

 

Cerita Koneksi Internet – Fakir Bandwidth

Sebetulnya saya posting tulisan ini karena kekecewaan saya terhadap hampir semua operator seluler di Indonesia, berkaitan dengan layanan internet yang mereka sediakan.

Semakin hari, semakin banyak para pengguna jaringan internet berbasis modem mobile. Entah itu yang GSM maupun CDMA. Namun sayangnya, perkembangan atau pertambahan jumlah pemakai ini tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas untuk mengimbangi jumlah pemakai. Akibatnya, kecepatan internet yang kita dapatkan adalah kecepatan internet kelas siput.

Banyak iklan di televisi yang mengatakan koneksi internet mereka cepat, bahkan ada yang bilang bahwa operatos tsb benci lembat, dan anti lambat. Buktinya, justru koneksinya sekelas dengan kecepatan siput. Super lelet.

Kecepatan yang stabil.

Jika kita bicara kecepatan yang stabil, apa yang sebenarnya dimaksudkan dengan kecepatan stabil? Kecepatan yang tidak berubah drastis secara tepat?! Yap, betul sekali. Tapi tahukan anda, jikalau anda mendapatkan kecepatan yang stabil di negara kita ini, maka yang anda dapatkan adalah kecepatan yang stabil lambatnya. Stabiiillll…. sekali lambatnya, kecepatannya tidak mau naik, tetep di angka yang segitu-gitu aja. Stabil leletnya.

Harga murah, harga mahal, sama saja.

Anda ingin menggunakan koneksi internet yang cepat, kemudian anda rela membayar mahal koneksi tersebut? Selama anda menggunakan modem seluler, maka saya pastikan anda akan kecewa. Uang melayang, kecepatan tinggi tak didapat. Saya berlangganan paket bawah 45rb dan paket agak atas sedikit 90rb, hasilnya, sama saja kecepatannya, hanya beda 10kB 20kB? Hanya beda sedikit, apa artinya? Bahkan ada teman saya yang sampai berlangganan 900rb perbulan, hasilnya?? Super lelet… Saya akui memang, uang buat dia bukanlah suatu masalah, tapi koneksi internet yang didapat sangant tidak sebanding. Keterlaluian harganya dan keterlaluan lambatnya.

Tidak ada true unlimited.

Jangan percaya dengan operator manapun yang menawarkan paket True Unlimited, istilah ini hanyalah istilah jebakan. Seunlimited-unlimitednya kecepatan internet anda, hanya merambat berkisar 40kB/s (bedakan antara kb dan kB). Jika anda berlangganan paket unlimited yang tanpa kuota, maka anda akan mendapatkan kecepatan siput. Namun jika anda berlangganan volume based, anda akan mendapatkan kecepatan super, karena semakin super kecepatan internet paket volume based tersebut, maka semakin super cepat habis pula uang anda. Volume based == menguras kantong dengan super cepat.

Hati-hati dengan sisa pulsa.

Jika anda mengisi pulsa 100rb, kemudian anda mendftarkan 90rb untuk paket internet pilihan anda, maka berhati-hatilah. Sisa pulsa yang 10rb akan dirampok di akhir bulan. Jadi, biasakanlah teliti dan berhati-hati, jika perlu. Anda bisa memakai 10rb terlebih dahulu untuk apa pun terserah anda. Setelah sudah tinggal 90rb pas, atau lebih sedikit, barulah anda registrasikan pulsa tsb. Intinya, berhati-hatilah dengan sisa pulsa anda, jangan mau direnggut, jangna mau dicuri, jangan mau dirampas. Jika operator bisa merampok 10rb dari sisa pulsa tiap bulan, dikalikan dengan sekian juta pelanggan. Maka berapa milyar saja uang hasil rampokan tsb bisa terkumpul?? Wahai anda yang membaca tulisan ini, sadarlah dan ingatkanlah orang-orang disekitar anda.

Berikut ini adalah kecepatan internet yang saya dapat ketika saya berlangganan paket premium. Paket premium == kecepatan siput.

miskin-bandwidth

miskin-bandwidth-merambat-dibawah

miskin-bandwidth-grafik-mentok

Percayalah, jangan mau membayar mahal untuk internet cepat dengan modem seluler, operator manapun…! Lebih baik anda berlangganan paket hemat saja. Atu jika anda tetep ingin dan mau membayar mahal untuk internet kecepatan tinggi, maka janganlah berlangganan pada provider seluler. Berlangganan saja dengan perusahaan ISP murni. Jangan lupa juga, jangan ragu-ragu untuk bertanya.